Saturday, February 27, 2010

Solving Rubik's 3x3x3 (for begginer)

Beberapa waktu yang lalu waktu pertama kali memainkan rubiks, rasanya susah mencari tutorial solving rubiks  berbahasa Indonesia yang lumayan bagus terjemahannya di internet. So..untuk membantu teman-teman semua yang mungkin kemaren masih susah mencari tutorial, ku buat tutorial solving rubiks ini, dengan cara nyomot dari sana-sini.  Jadi maap-maap ni kalo agak-agak berbau repost, soalnya aku juga nerjemahin dari beberapa situs rubik solving seperti rubikssolvercubingsolutions dan lain sebagainya.

Oke sung aja... rubiks yang akan aku jelasin tutorialnya adalah rubiks ukuran 3x3x3, yang merupakan sebuah kubus yang tentunya memiliki 6 sisi warna, yaitu merah,biru,orange,hijau,kuning dan putih . Perlu diketahui juga dalam rubiks terdapat istilah center, edge, dan corner Center merupakan bagian dari rubiks yang terletak di tengah-tengah sisi rubiks dan berjumlah 6 buah, sesuai dengan jumlah sisinya. Edge merupakan bagian rubiks yang memiliki 2 sisi warna, terletak di tengah-tengah rusuk kubus dan berjumlah 12 buah. Sedangkan Corner merupakan bagian kubus yang memiliki 3 sisi warna sekaligus, terletak pada titik sudut kubus dan berjumlah 8 buah.

 Nah perlu diketahui juga dalam rubiks solving terdapat istilah-istilah seperti :
  • Front (F) : Putar sisi bagian depan (bagian yang menghadap muka kita) searah jarum jam.
  • Back (B) : Putar sisi bagian belakang searah jarum jam.
  • Left (L) : Putar sisi bagian kiri searah jarum jam.
  • Right (R) : Putar sisi bagian kanan searah jarum jam.
  • Up (U) : Putar sisi bagian atas searah jarum jam.
  • Down (D) : Putar sisi bagian bawah searah jarum jam.
Terkadang ada istilah-istilah :
  • F', B', L', R', U', D' : Putar sisi seperti pada penjelasan di atas namun berlawanan dengan jarum jam.
  • 2F, 2B, 2L, 2R, 2U,2D : Putar sisi seperti penjelasan di atas 2 kali dengan arah terserah kita.
Yups langsung aja mulai penyusunan dari sebuah scramble rubiks (rubiks yang teracak) .

1.  Membuat Cross pertama
Mungkin ini bagian lumayan sulit karena kita harus menyelesaikan cross di sisi atas, dan tentu saja terdapat banyak kemungkinan yang ada.  Misalnya saja kita mau buat warna putih di atas, maka yang perlu diperhatikan adalah membuat warna yang sama sisi di sampingnya yaitu warna merah, biru, orange dan hijau.  Yang perlu diingat adalah :
Bagian center pada rubiks tidak akan berpindah, jadi yang akan menjadi patokan warna adalah warna dari centernya.

Untuk lebih mudahnya lihat gambar di bawah ini :


2. Menyelesaikan layer pertama
Layer pertama cukup mudah diselesaikan jika cross sudah selesai dibuat.  Sedangkan untuk layer pertama agak lumayan berpikir, karena tidak hanya membutuhkan algoritma tapi juga membutuhkan logika kita untuk memutar layer-layer pada rubiks.  Dengan gambar di bawah mungkin akan cukup membantu.


3. Menyelesaikan layer tengah (kedua)
Setelah layer pertama dapat di selesaikan, selanjutnya adalah menyelesaikan layer tengah.  Untuk layer tengah kita perlu membalik rubiks yang kita pegang, sehingga sisi yang tadinya berada di atas sekarang berada di bawah.  Pada layer ini lebih mudah karena kita tinggal melihat pola warna yang terlihat sesuai contoh pada gambar di bawah. Dan kita tinggal mengikuti algoritma yang sudah ada. 
Catatan : Yang di jadikan 'Front' adalah sisi berwarna kuning.


4. Menyelesaikan Cross Atas
Untuk Cross atas kita tinggal menyesuaikan pola pada gambar, kemudian menerapkan algoritmanya.  Tidak sulit, hanya saja kita perlu memperhatikan mana sisi 'front'nya.  Terdapat 3 kemungkinan pola warna sebelum terdapat cross, yaitu
1. Line
Ini merupakan pola yang paling jarang langsung muncul pada sisi atas karena pola seperti ini merupakan pola yang akan langsung membuat cross pada sisi atas, hanya dengan menerapkan satu kali algoritma. Algoritma yang bisa kita pakai adalah  
F - R - U - R' - U ' - F '
 

2.Backward L (L terbalik)
Untuk pola ini dibutuhkan 2 kali pemakaian algoritma yang sama, yaitu
F - R - U - R' - U ' - F '
Pada pemakaian algoritma yang pertama, akan tercipta pola Line, baru kemudian akan muncul cross ketika algoritma itu kita pakai lagi.


3. Dot.  
hanya terdapat 1 warna pada sisi atasm yaitu pada center atau tengah-tengah sisi.  Untuk menyelesaikannya kita bisa menggunakan algoritma seperi di atas yaitu
F - R - U - R' - U ' - F '
Algoritma ini dapat dipakai sampai pola-pola seperti di atas muncul.  Terus pakai algoritma ini sampai Cross dapat muncul.

5. Menyelesaikan edge layer ketiga
Menyelesaiakan layer ketiga cukup mudah.  Kita tinggal melihat pola warna pada edge di layer ketiga.

Intinya adalah menyamakan edge pada layer ketiga agar sama dengan Center dari sisi-sisi di sebelah kanan, kiri, depan dan belakang.  

Jika hanya terdapat 1 warna pada edge yang sama dengan centernya  maka algoritma yang dapat diterapkan adalah algoritma seperti pada gambar di bawah.  (sisi front merupakan sisi warna merah).
Jika terdapat 2 warna yang muncul pada 2 edge yang bersisian dan merupakan sebuah warna yang sama dengan centernya, maka letakkan warna yang muncul pertama di sebelah kanan dan yang satunya lagi di belakang.  Misal terdapat edge dengan warna Biru dan Merah yang sudah sama dengan centernya maka  letakkan biru di sisi kanan sedangkan merah di sisi belakang. 

 6.  Menyamakan Corner dengan Center
Fase ini merupakan fase yang membutuhkan kejelian.  Kita perlu memperhatikan warna-warna pada corner di layer ketiga.  Idenya adalah menyamakan warna tiap sisi corner dengan center di sisi-sisi rubik.  Algoritma yang digunakan adalah U - R - U ' - L' - U - R' - U' - L.
Algoritma ini dapat dipakai jika dan hanya jika kita menempatkan corner pada sisi yang tepat.  Corner yang akan kita tempatkan pada sisi yang benar harus juga merupakan corner dengan pola warna yang sama dengan center-centernya. Misal, corner memiliki warna merah,biru dan kuning, maka warna center juga harus sama dengan warna corner yaitu merah , biru dan kuning, meskipun juga urutannya tidak sesuai.  Hal ini dimungkinkan agar corner-corner yang lain dapat menyesuaikan polanya dengan center-center yang membentuknya.
Agak susah memang untuk dapat membayangkannya karena saya tidak dapat memberikan visualisasi yang mumpuni. Mungkin dengan video youtube berikut ini : solving rubiks 2 dapat membantu teman-teman semua.

7. Menyelesaikan semua sisi Atas
Jika semua corner telah sama polanya dengan tiap centernya, maka bisa langsung dapat diselesaikan sisi atas pada rubiks.  Untuk menyelesaikan sisi teratas dapat dilakukan dengan menggunakan algoritma 
R' - D - R - D'. Algoritma ini dipakai berulang-ulang hingga semua sisinya menjadi sama.  Memang pada putaran pertama terlihat seperti semuanya hancur, tapi ketika algoritma itu diulang-ulang, secara luar biasa semua warna kembali ke sisi-sisi yang tepat.  Untuk memperjelasnya teman-teman dapat melihat video youtube seperti pada langkah 6.

Yups akhirnya selesai juga. Memang kadang ada yang kurang dari penjelasan di atas.  Aku pun masih belajar dalam hal solving rubiks. Jadi.. semoga tutorial di atas dapat membantu teman  semua, terutama bagi yang masih sangat..sangat nubie... 

^^ 

No comments:

Post a Comment